GENDOON.COM
Berita Terkini & Gaya Hidup

Perbedaan Kandungan Air Mineral dan Air Isotonik

0 21

Perbedaan Kandungan Air Mineral dan Air Isotonik – Dalam menjalani kehidupan, kita tidak bisa dipisahkan dengan air. Bahkan faktanya sebagian besar dari tubuh kita diisi oleh kandungan air. Diketahui kandungan air sangat diperlukan untuk tubuh, karena organ-organ vital tubuh manusia seperti otak, paru-paru, kulit, ginjal, hati adalah organ yang kandungan airnya lebih dari 60%.

Seperti ketika kita usai berolahraga tubuh akan merasa sangat haus itu dikarenakan tubuh kita kekurangan banyak cairan atau ketika kita sedang beraktivitas di luar dan cuaca sedang sangat panas. Beberapa orang akan memilih minum air mineral dan beberapa akan minum minuman isotonik untuk mengembalikan cairan dalam tubuh mereka.

Tetapi, bagaimana faktanya? Air mineral atau air isotonik yang cocok dalam situasi tersebut? Mari kita bahas satu persatu.

Air Mineral

Air mineral bersumber dari sumber mata air pegunungan vulkanik yang terkenal kaya akan mineral alaminya. Setelah itu, air diolah tanpa penambahan zat lain. Sehingga, kemurnian air tetap terjaga pH atau derajat keasaman. Kandungan air mineral sangat beragam antara lain magnesium, kalsium, natrium, dan selenium. Dengan banyaknya kandungan didalamnya air mineral dipercaya menjadi air minuman sehat yang menyimpan banyak manfaat yang baik untuk tubuh seperti berikut:

  1. Meningkatkan kesehatan tulang
  2. Menjaga Kesehatan jantung dan pembuluh darah
  3. Menyehatkan kesehatan sistem pencernaan
  4. Meningkatkan sistem imun tubuh

Minuman Isotonik

Minuman isotonik adalah cairan yang mengandung konsentrasi garam dan gula yang sama seperti pada tubuh manusia dan juga minuman isotonik mengandung beberapa mineral seperti kalium dan sodium.

Minuman ini menjadi salah satu  minuman olahraga yang dipercaya dapat mendukung kebugaran atlet dan mereka yang gemar berolahraga. Selain bermanfaat dalam menggantikan energi, cairan tubuh dan elektrolit yang hilang ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan yaitu:

  1. Menjaga tubuh agar tidak dehidrasi
  2. Membantu memberikan asupan karbohidrat
  3. Membantu pembentukan kembali glikogen

Perlu Anda perhatikan juga ada beberapa poin penting dalam mengkonsumsi minuman isotonik seperti:

  • Karena minuman ini dibuat untuk atlet atau orang yang rutin berolahraga maka dari itu sebaiknya jangan mengkonsumsinya ketika tidak sedang berolahraga ataupun tidak sedang melakukan aktivitas fisik yang berat.
  • Adanya kandungan gula dalam minuman ini membuat Anda berpotensi terkena diabetes apabila diminum terus-menerus dalam kondisi tubuh normal dan juga dapat mengganggu kesehatan gigi.
  • Minuman isotonik biasanya mengandung kafein. Jika dikonsumsi dengan jumlah berlebih dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan, seperti gelisah dan juga sulit tidur.

Setelah kita mengetahui perbedaan air mineral dan air isotonik maka kita bisa menentukan kapan sebaiknya minuman-minuman tersebut dikonsumsi. Tetapi ada baiknya Anda memilih air mineral untuk dikonsumsi sehari-hari. Dengan kandungan yang beragam dan tidak mengandung gula, air ini sangat cocok Anda minum kapanpun dan dimanapun.

Memilih air mineral yang layak untuk dikonsumsi setiap hari juga perlu Anda perhatikan. Contohnya dengan memilih AQUA karena Hanya AQUA yang lebih dari 45 tahun murni langsung dari sumbernya. Kesegarannya tetap terjaga di setiap tetes kemurniannya melewati lebih dari 400 cek kualitas.

Sumber mata air pegunungan AQUA merupakan pegunungan vulkanis yang menyaring air secara alami oleh lapisan batuan vulkanis dengan kemurnian yang baik bagi konsumen. AQUA juga melindungi ekosistem di sekitar sumber air dan sumber airnya itu sendiri. Hal ini ditujukan untuk melindungi kealamian mineral pegunungan, serta menjaga keberlangsungan sumber air.

Leave A Reply

Your email address will not be published.